Senyum dan tawanya masih teringat dengan jelas hingga saat ini. Senyum serta tawa yang tidak bisa lagi dilihat secara langsung. Rasanya rindu, rindu ini datang....tapi takan berujung temu.
Pantun berkait adalah jenis pantun yang bait-baitnya saling berkesinambungan atau sambung- menyambung satu sama lain. Ciri khas pantun ini adalah larik kedua dan keempat dari satu bait menjadi larik pertama dan ketiga bait berikutnya, sehingga bait saling terkait Kerinduan di ujung malam aku terjaga teringat tawa kita yang tlah lalu walau raga terpisah jauh disana hati ini kadang teringat akanmu pendidikan mendorong tuk pergi mengejar mimpi di negeri jauh namun kenangan tetap di hati mengisi hati kala rindu meluruh Di ujung jalan kita berpisah Mimpi dan harapan takkan pudar Semoga nanti kita bertemu Sukses bersinar, tawa kembali mengudar
Baru terbangun, satu kata yang teringat "Blog" melihat jam sudah pukul 01.05 WIB. Padahal niat awal hanya berbaring berujung tertidur. Sepertinya menunda-nunda memang kurang cocok di saya. Tulisan ini harusnya di tulis kemarin, dari hari sebelumnya saya teringat beberapa kalimat yang fi ucapkan Bapak saat pembelajaran tadi. "Jauh lebih penting perempuan yang berpendidikan tinggi dari pada laki-laki karena dia adalah sekolah pertama anak-anaknya".
Tidak terasa hari ini sudah hari kamis besok jumat. Rasanya waktu berlalu begitu cepat serasa baru kemarin hari senin. Hari ini masuk dua mata kuliah. Yaitu Membaca Sastra dan Menulis Kreatif Sastra. Selesai di jam 03.30 WIB. Cuaca hari ini rasanya begitu panas. Saya pikir malamnya akan turun hujan.... dan ternyata benar. Hujannya benar-benar turun malam ini.